SOLID GOLD

SOLID GOLD

SOLID GOLD MAKASSAR – Chelsea bermain sangat defensif saat melawat ke Manchester City. Pendekatan itu disebut sebagai bentuk kejahatan terhadap sepakbola, terlebih mereka kalah.

Chelsea kalah 0-1 saat bertandang ke Etihad Stadium, Minggu (4/3/2018) malam WIB di lanjutan Premier League. Satu-satunya gol di laga ini diciptakan Bernardo Silva di menit ke-46.

The Blues bermain dengan defensif di laga ini. Hal itu setidaknya sudah bisa dirasakan dari susunan pemain yang diturunkan. Antonio Conte memilih tak memainkan penyerang murni, menurunkan trio Eden Hazard-Pedro Rodriguez-Willian di depan.

Susunan ini dibaca sebagai niat untuk membuat area tengah Chelsea penuh, mengingat di lini kedua mereka memainkan empat gelandang. Dengan begitu City takkan nyaman mengalirkan bola karena tak banyak celah.

Pada akhirnya strategi itu cukup berhasil meredam tuan rumah. Meski City dominan dengan penguasaan bola hingga 71% dan melepaskan 13 percobaan, hanya tiga tembakan yang mengarah ke gawang Chelsea. Tapi seperti diketahui, City tetap bisa memaksimalkan kesempatan mereka dan mendapatkan satu gol.

Sebaliknya, Chelsea malah kesulitan mengembangkan permainan. Hazard dkk. tak mampu membangun serangan, salah satunya karena tak ada titik acuan di depan karena tak ada penyerang.

Baru kemudian di pertengahan babak kedua Conte memasukkan Olivier Giroud, dilanjutkan dengan masuknya Alvaro Morata di menit-menit akhir. Dua dari tiga percobaan Chelsea sendiri tercatat setelah masuknya penyerang. Pada prosesnya Chelsea tetap tak mampu berbuat banyak dan tak sekalipun mengancam gawang tuan rumah.

Pendekatan permainan Chelsea ini kemudian disoroti tajam oleh eks pemain tim nasional Inggris Jamie Redknapp. Pria yang menjadi analis Sky Sports itu mengkritik strategi pasif dan defensif Conte.

“Itu adalah strategi anti-sepakbola, apa yang merek lakukan itu adalah kejahatan terhadap sepakbola. Saya sebenarnya menantikan pertandingan hari ini. Saya paham dengan niat tak memainkan striker dan berupaya untuk sulit ditaklukkan, tapi Anda mesti punya niatan,” ungkapnya dikutip Sky Sports.

“Mereka punya pemain-pemain yang bagus, di pertandingan terlihat seperti mereka tak mau menyerang sama sekali. City sudah kalah sekali musim ini lawan Liverpool, yang bermain dengan energi. Mereka mengejar para pemain City, mereka menekan jauh ke area City, dan memenangi bola di sepertiga akhir.”

“Jangan bilang ke saya tiga pemain depan Chelsea tak sebagus Liverpool. Tidak ada perbedaan yang terlalu besar antara keduanya.”

“Tiga pemain depan Chelsea akan berpikir bahwa saya lebih baik dari ini. Para pemain lalu akan mulai bicara soal taktik. Kenapa Chelsea tidak mencoba mengikuti cara Liverpool ketimbang hanya menunggu di belakang?” tambah eks gelandang Liverpool dan Tottenham Hotspur ini.

Kekalahan dari City meninggalkan Chelsea dalam posisi sulit untuk finis empat besar. Anak-anak London barat ini kini tertahan di posisi lima dengan nilai 53 dari 29 laga, lima poin di belakang Spurs di urutan empat – SOLID GOLD