Gedung saham New York atau yang dikenal sebagai Bursa Saham Wall Street

Solid Gold Berjangka Makassar – Indeks Nasdaq Composite (COMP) dibuka lebih tinggi pada hari Rabu setelah pembaruan bisnis dari Salesforce dan HP Enterprise, sementara S&P 500 dibuka dengan lebih tenang setelah ditutup pada rekor tertinggi selama tiga sesi berturut-turut.

Dilansir Reuters, Rabu (36/8/2020), Nasdaq Composite naik 50,15 poin atau 0,44%, menjadi 11.516,62 pada bel pembukaan. Dow Jones Industrial Average naik 9,44 poin atau 0,03% pada pembukaan menjadi 28.257,88, sedangkan S&P 500 dibuka lebih tinggi sebesar 6,35 poin atau 0,18% ke posisi 3.449,97.

Catatan positif bursa AS ini ditopang penguatan saham-saham sektor teknologi.

Salesforce.com Inc, yang akan memasuki indeks blue-chip Dow minggu depan, melonjak 14,3% dalam perdagangan pra-pasar setelah pembuat perangkat lunak menaikkan perkiraan pendapatan tahunannya karena melonjaknya permintaan untuk perangkat lunak bisnis online.

Perusahaan perangkat lunak pengarsipan pajak penghasilan Intuit Inc naik 6,1% setelah melaporkan kenaikan 17% dalam pendapatan kuartalan. Sementara Hewlett Packard Enterprise Co menambahkan 7,2% karena prospek laba setahun penuh melampaui ekspektasi pasar.

S&P 500 dan Nasdaq terus mencapai rekor penutupan tertinggi baru-baru ini berkat stimulus dan permintaan untuk saham-saham yang berfokus pada teknologi, meskipun data ekonomi menunjukkan pemulihan yang tidak merata sebagai dampak resesi. Sebuah survei menunjukkan kepercayaan konsumen Amerika Serikat (AS) mencapai level terendah enam tahun pada bulan Agustus.

Semua mata akan tertuju pada pidato Ketua Fed Jerome Powell sebelum pasar dibuka pada hari Kamis, di mana ia diperkirakan akan menguraikan sikap kebijakan yang lebih lunak terhadap inflasi.

“Kami tahu bahwa dia akan berbicara tentang inflasi, dan bahwa dia akan mengatakan bahwa Fed tetap berkomitmen untuk menggunakan semua alat yang diperlukan untuk membantu perekonomian sesuai kebutuhan,” kata Kepala Ekonom Pasar di Spartan Capital Securities di New York, Peter Cardillo.