SOLID GOLD BERJANGKA – Sekalipun pemerintah AS melaporkan kinerja sektor propertinya sedang menanjak dengan rilis data existing home sales yang mengesankan, pergerakan pair USDJPY hanya menguat sesaat pada sesi Amerika setelah akhirnya terpangkas. Pelemahan USDJPY dipicu oleh sentimen libur Natal yang membuat pasar menarik dollarnya.

Untuk kekuatan fundamental yen Jepang terhadap dollar masih melemah, dikarenakan pemerintah baru berencana terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi di tahun 2017. Sedangkan dollar AS sudah menerima tenaga kuat dari kenaikan suku bunga US Federal Reserve pekan lalu dan direncanakan kenaikan lanjutan pada tahun 2017 sebanyak 3 kali.

Untuk pergerakan selanjutnya hingga sesi malam, pair USDJPY dapat melaju kembali menerima sentimen positif dari rilis data final PDB Q3 2016 Amerika Serikat. Pada sesi Asia tidak terdapat data ekonomi lokal yang menggerakkan yen Jepang.

Pergerakan kurs yen  sesi Asia (00:00:35 GMT) menguat  terhadap dollar AS,  USDJPY yang dibuka lebih flat pada 117.53 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT) bergerak retreat teknikal  dan kini nilai pair bergulir  pada 117.51.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan  sesi malam berpotensi naik, sehingga  analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY selanjutnya akan naik  ke kisaran  117,91-118,22  jika penurunan pair tidak sampai di  kisaran 117.21-116.94.

Untuk pergerakan selanjutnya hingga sesi malam, pair USDJPY dapat melaju kembali menerima sentimen positif dari rilis data final PDB Q3 2016 Amerika Serikat. Pada sesi Asia tidak terdapat data ekonomi lokal yang menggerakkan yen Jepang.

Pergerakan kurs yen  sesi Asia (00:00:35 GMT) menguat  terhadap dollar AS,  USDJPY yang dibuka lebih flat pada 117.53 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT) bergerak retreat teknikal  dan kini nilai pair bergulir  pada 117.51.