Mahasiswa Tuntut Tragedi Semanggi I Diusut Tuntas: Berapa Presiden Lagi?

Solid Gold Berjangka Makassar – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Semanggi menggelar peringatan 21 tahun. Mereka sempat memasang spanduk raksasa yang berisi tuntutan agar pelaku pelanggaran HAM diadili.

Rangkaian peringatan tragedi Semanggi I telah dimulai sejak Senin (11/11/2019). Pada peringatan hari ketiga, yakni Rabu (13/11), para mahasiswa memasang spanduk raksasa yang bertulisan ‘Berapa Presiden Lagi Sampai Pelanggar HAM Diadili? Usut Tuntas Tragedi Semanggi I’.

Spanduk raksasa berlatar hitam itu digantung di Gedung Karol Wojtyla, Universitas Atma Jaya, sejak pukul 13.00 WIB. Namun spanduk tersebut diturunkan pada malam hari.

Anggota Front Aksi Mahasiswa Semanggi Natado Putrawan mengatakan spanduk raksasa itu dibentangkan sebagai bentuk tuntutan kepada Presiden Joko Widodo untuk menegakkan hukum. Dia mengatakan selama 21 tahun ini tuntutan mereka tetap sama, yakni usut tuntas Tragedi Semanggi I.

“Kita ada pembentangan banner. Banner dalam bentuk yang besar karena sudah sebesar itulah desakan kami kepada presiden Jokowi untuk menegakkan supremasi hukum,” kata Natado.

Peringatan tragedi Semanggi I hari ini juga diisi dengan kegiatan tabur bunga. Dia mengatakan siapa pun Presidennya, maka akan selalu ada orang-orang yang akan mendesak penuntasan tragedi tersebut.

“Jangan kira 21 tahun orang-orangnya itu-itu aja yang bergerak, nggak. Api itu menjalar dan kami akan terus ngejar Presiden, layaknya kutukan. Kami akan terus ngejar Presiden. Siapa pun Presidennya kami akan kejar sampai penuntasan Tragedi Semanggi I ini selesai,” terang Natado.

Tragedi Semanggi I terjadi pada 1998. Sejumlah mahasiswa tewas saat demonstrasi di tahun tersebut.