SOLID GOLD BERJANGKA – Para pemotor benar-benar keterlaluan. Melanggar lalu lintas seenaknya, tetapi saat ada petugas kepolisian kabur. Seperti yang terjadi di ruas jalur TransJ arah Slipi.

Seperti disampaikan pembaca detikcom, Rio Permadi, Kamis (18/8/2016) pagi. Para pemotor di jalur TransJ melawan arus di ruas Gatot Subroto.

“Lagi-lagi pengendara motor nekat masuk jalur busway. Begitu tahu ada polisi di ujung jalur busway arah Slipi, mereka nekat berbalik arah. Baru saja kita merayakan hari kemerdekaan, mereka merayakan ketidakpedulian mereka,” jelas Rio. Bagaimana bila saat mereka lawan arus ada TransJ yang datang?

Sudah bukan rahasia lagi bila para pemotor di Jakarta kerap tak disiplin. Mereka memanfaatkan kelengahan petugas kepolisian. Tak heran bila ada operasi penertiban lalu lintas, pemotor paling banyak ditindak.

“Kalau memang tidak butuh atau perlu sekali maka batasi. Kalau cuma chat dan menghabiskan waktumu ya untuk apa, coba hitung waktumu. Sekarang kalian masih tergantung sama orangtua tapi jika nanti tidak lagi dan kalian tidak bisa berhenti bagaimana caranya mencari uang khusus hobi itu,” jelas Risma.

Di depan anggota Paskibraka, Risma jujur menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki akun di media sosial. Namun meski begitu, Risma tidak menutup mata dari isu-isu yang populer di media sosial. Ia pun kerap meminta informasi dari Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser.

“Kalau komunikasi media sosialku Pak Fikser ini. Setiap hari Pak Fikser aku suruh cerita,” ungkap Risma dengan tertawa.

Lantas, mengapa Risma tidak ikut aktif di medsos seperti kepala daerah lain untuk komunikasi dengan warganya?

“Aku ngggak punya media sosial, karena aku khawatir aku nggak bisa jawab. Kalau aku pas sibuk, aku nggak bisa njawab orang itu kecewa kan. Aku kan dosa karena membuat kecewa orang. Karena itu aku nggak punya medsos,” terangnya.