China Batalkan Dialog Dengan AS, Bursa Saham Asia Melemah

SOLID  GOLD MAKASSAR – Perdagangan di bursa saham kawasan Asia pada hari ini dipastikan berlangsung sepi, seiring dengan diliburkannya perdagangan di Jepang, China, dan Korea Selatan.

Mengutip Reuters, bursa saham Jepang diliburkan seiring dengan perayaan Autumnal Equinox Day. Di China, bursa saham diliburkan seiring dengan perayaan Mid-Autumn Day dan Dragon Boat Holiday. Di Korea Selatan, bursa saham diliburkan guna memperingati Mid-Autumn Festival.

Smeentara itu, indeks Strait Times dibuka terkoreksi 0,06% ke level 3.215,69 dan indeks Hang Seng melemah 0,61% ke level 27.783,85.

Pelaku pasar akan mencermati perkembangan perang dagang AS-China. Pada hari ini, bea masuk baru senilai 10% terhadap berbagai produk China senilai US$ 200 miliar (Rp 2.978 triliun) akan mulai diberlakukan oleh AS. Bea masuk tersebut kemudian akan naik menjadi 25% pada akhir tahun ini.

Kubu China juga akan memberlakukan kebijakan balasan berupa pengenaan bea masuk baru senilai 10% untuk importasi produk buatan AS senilai US$ 60 miliar.

Walaupun eskalasi perang dagang ini lebih lunak dari yang ditakutkan pelaku pasar sebelumnya, kini ada satu risiko besar yang muncul: China telah resmi membatalkan rencana dialog perdagangan dengan AS. The Wall Street Journal melaporkan pada hari Jumat (21/9/2018) bahwa kubu China menolak proposal dari AS untuk mengirimkan dua orang delegasinya ke Washington.

Pada hari ini di Singapura, data inflasi periode Agustus akan diumumkan. Di Hong Kong, tidak ada data ekonomi yang dijadwalkan untuk dirilis – SOLID GOLD