Ilustrasi investor saham

Solid Gold Makassar – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia memaparkan faktor utama yang bikin Indonesia kalah dengan Vietnam dalam menampung pabrik relokasi dari luar negeri.

Menurutnya, persoalan utamanya adalah persoalan harga tanah. Harga tanah di Indonesia dinilai kurang bersaing dengan yang ditawarkan di Vietnam.

“Salah satu yang membuat kita kalah sama Vietnam ini kan persoalan tanah, competitiveness kita itu tidak bersaing secara baik dengan Vietnam karena tanah,” ujar Bahlil dalam rilis video BKPM.

Bahlil sempat membandingkan harga tanah di Vietnam dengan Indonesia. Menurutnya di Vietnam harga tanah lebih murah, bahkan ada juga tanah ditawarkan gratis.

“Harga tanah di Vietnam itu 1 juta sampai 1,1 juta itu yang termahal. Bahkan, ada tanah gratis dikasih sewa dalam kurun waktu jangka panjang oleh negara. Harga tanah kita 3 juta lebih ada yang sampai 4 juta,” ungkap Bahlil.

Bahlil mengatakan untuk bisa menyamai Vietnam, maka pemerintah melalui Kementerian BUMN menyerahkan lahannya untuk disewakan dengan jangka waktu yang panjang.

“Nah untuk bagaimana kita bisa menyamai Vietnam maka negara hadir lewat BUMN untuk tanahnya diserahkan dan kemudian itu kita melakukan kontrak jangka panjang,” jelas Bahlil.

“Strategi marketing negara ke depan adalah bagaimana bisa kita menyampaikan kepada calon investor bahwa ke depan kawasan industri Batang adalah solusi terbaik dalam rangka mengurangi Capex mereka dalam konteks perolehan tanah untuk kawasan industri mereka,” lanjutnya – Solid Gold