solid gold

solid gold

SOLID GOLD MAKASSAR – Akhir-akhir ini sepertinya kata-kata generasi milenial sedang naik daun. Milenial mengacu kepada generasi yang lahir setelah tahun 1980. Apabila baby boomers adalah generasi yang lahir setelah tahun 1946 hingga 1965.

Kemudian generasi X adalah generasi yang lahir setelah 1966 hingga 1980. Generasi yang lahir setelahnya sering disebut juga generasi Y namun populer juga dengan nama generasi milenial. Ada juga yang memilah generasi yang lahir setelah tahun 2000 sebagai generasi Z, yang sangat kental dengan internet dan media sosial.

Generasi milenial sendiri memiliki beberapa karakteristik utama, salah satunya yaitu lebih memilih ponsel daripada televisi. Anda bisa lihat sekarang bahwa ponsel menjadi satu paket yang harus melekat pada diri kita pada saat bepergian, seperti biasanya kita harus membawa dompet.

Kaum milenial juga lebih memilih membaca versi e-book daripada versi cetak. Sehingga gadget berukuran besar juga menjadi salah satu perangkat yang wajib dimiliki oleh generasi milenial. Transaksi-transaksi yang dilakukan juga cenderung lebih banyak yang cashless, sehingga kepemilikan kartu kredit, e-money juga sangat tinggi.

Dengan tren sharing economy saat ini, maka mereka memilih untuk tidak memiliki aset seperti mobil dan apartemen, karena bisa dilakukan dengan menyewa apartemen atau bepergian menggunakan kendaraan umum. Apalagi dengan kondisi kemacetan di kota-kota besar yang membuat kaum milenial lebih memilih hunian yang ada di tengah kota dan dekat dengan lokasi kerja.

Kecenderungan menunda pernikahan juga melekat di generasi milenial. Di mana rata-rata usia menikah pria 29 tahun dan wanita 27 tahun. Angka ini berbeda dengan statistik di tahun 1960an dimana usia rata-rata pernikahan pria adalah 23 tahun dan wanita 21 tahun.

Karakteristik tersebut membuat kaum milenial tidak terlalu peduli dengan aset tetap seperti apartemen dan rumah. Ditambah dengan penundaan waktu pernikahan, maka pengeluaran-pengeluaran generasi milenial lebih banyak kepada hal-hal yang sifatnya konsumtif. Mereka melupakan tabungan karena menganggap uang mereka ada di limit plafon kartu kredit, karena kebanyakan pengeluaran dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, baik itu untuk pembelian tiket maupun untuk sehari-hari. Untuk membeli kendaraan bermotor sebagai simbol status pun bisa dilakukan dengan mengambil kredit kendaraan bermotor, sehingga mereka menganggap bahwa tabungan tidak perlu.

Demikian pula dengan investasi, tidak banyak dilakukan generasi milenial, mereka lebih senang menghabiskan uangnya untuk traveling ke berbagai kota dan negara.

Padahal tantangan yang dihadapi generasi milenial justru akan semakin sulit dengan semakin meningkatnya biaya pendidikan, kesehatan, serta mahalnya harga-harga kebutuhan hidup akibat tingkat inflasi.

Kondisi-kondisi tersebut sebenarnya akan memaksa kita untuk melakukan investasi sedini mungkin agar tercapai hasil investasi yang maksimal. Namun investasi ini tidak akan dilakukan apabila kita tidak mengetahui apa tujuan kita berinvestasi dan juga disiplin dalam melakukan investasi.

Melakukan investasi, seperti saham, reksadana, tanah, saat ini sudah demikian mudahnya. Apalagi dengan platform online trading, online investment, sangat memanjakan para investor milenial.

Kita hanya tinggal meneliti jenis investasi serta reputasi penyedia investasi tersebut. Apakah realistis atau terlalu mengada-ada serta tetap sesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan.

Maka generasi milenial juga tetap harus melakukan perencanaan keuangan keluarga sedini mungkin sejak memiliki penghasilan. Dengan tingkat penghasilan kebanyakan generasi milenial yang berada pada kelas menengah, maka tentunya akan lebih mudah bagi mereka untuk melakukan perencanaan keuangan untuk pencapaian tujuan keuangan.

Kalau anda berminat untuk belajar lebih detil dan dalam lagi tentang cara merencanakan keuangan dan investasi, bisa dengan mengikuti kelas atau workshop yang kami rekomendasikan. Kemana saja? Ada yang dilakukan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia
https://ow.ly/NbPy30gC3Dy. Untuk workshop Kaya Raya Dengan Reksadana dibulan Desember bisa dibuka disini https://bit.ly/RDJKT12 .

Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info buka disini https://bit.ly/PMJKT12 . Yang di Surabaya bisa cek info workshop disini https://bit.ly/PMSBY17 dan disini https://bit.ly/RDSBY12 . Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ilmu advance, info buka disini https://bit.ly/ADV1217 dan https://bit.ly/ADV1217. Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik disini t.me/seputarkeuangan – SOLID GOLD