Harga Emas Antam Melesat, Rp10.500/Gram Iringi Kilau Emas Dunia

Solid Berjangka Makassar – Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada sesi pagi perdagangan hari kedua pekan ini melesat naik, ketika komoditas logam menjadi pilihan para pelaku pasar.

Raihan positif emas dalam negeri mengiringi emas dunia yang juga berkilau saat dolar mengalami tekanan cukup besar. Dikutip dari laman resmi Logammulia.com, Selasa (25/6/2019) harga emas Antam melompat Rp10.500/gram menjadi Rp720.000 per gram dari sebelumnya Rp709.500/gram. Sedangkan harga buyback emas Antam juga menanjak ke level Rp642.000/gram atau jauh lebih tinggi dari sesi awal pekan kemarin di Rp631.000 per gram.

Selanjutnya emas dengan ukuran 0,5 gram dihargai sebesar Rp389.000 sedangkan pada ukuran 2 gram dibanderol Rp1.388.000. Harga emas 3 gram dipatok pada posisi Rp2.062.000 untuk mengiringi emas ukuran 5 gram seharga Rp3.419.000.

Sementara harga emas 10 gram dijual Rp6.750.000 ketika ukuran emas 25 gram dijual Rp16.712.500 pada perdagangan hari ini. Harga emas 50 gram dihargai sebesar Rp33.305.000 saat emas 100 gram dijual dengan harga sebesar Rp66.490.000.

Harga emas 250 gram mencapai Rp165.837.500 dengan emas ukuran 500 gram dihargai Rp331.375.000. Ada juga ukuran 1.000 yang dijual mencapai Rp628.600.000 dengan kecenderungan melesat. Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung diperdagangkan melompat tinggi ke posisi Rp713.000 per gram.

Di sisi lain, harga emas dunia menanjak naik mendekati level tertinggi dalam enam tahun ketika dolar melemah usai tertekan ketegangan AS versus Iran. Emas berkilau ketika dolar berada dalam posisi terendah ketika AS bersiap menerapkan sanksi baru terhadap Iran, untuk kemudian mendorong minat terhadap logam sebagai safe-haven.

Harga emas di pasar spot menguat tipis 0,4% menjadi USD1.424,35 per ons setelah mencapai level tertinggi sejak 28 Agustus 2013 pada posisi USD1.428,54. Sedangkan harga emas berjangka AS meningkat 0,8% menjadi USD1.429,40 per ons – Solid Berjangka