Britains Prime Minister Boris Johnson arrives at BBC Broadcasting House to appear on the Andrew Marr show, in London, Sunday, Oct. 4, 2020.  Johnson has defended his handling of the coronavirus pandemic, but warned that the country faces a “bumpy” winter ahead. Britain has Europe’s highest coronavirus death toll, at more than 42,000, and Johnson’s Conservative government is facing criticism from all sides. Opponents say tougher social restrictions are needed to suppress a second pandemic wave. (Victoria Jones/PA via AP)

Solid Gold makassar – Perdana Mentri Inggris, Boris Jhonson yakin bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald trump akan tetap baik-baik saja usai positif Corona (COVID-19). Keyakinan ini berdasarkan pengalaman PM Johnson yang pernah dirawat intensif akibat Corona.

Sebagaimana dilansir Reuters, Senin (5/10/2020), PM Johnson dalam wawancara dengan media terkemuka Inggris, BBC, menyatakan bahwa Trump kini mendapatkan perawatan medis terbaik.

“Saya yakin Presiden Trump akan baik-baik saja,” cetus PM Johnson kepada BBC.

“Dia mendapatkan perawatan terbaik… Dia hanya perlu, maksud saya, hal terpenting yang harus dilakukan adalah mematuhi nasihat dokter, dia mendapatkan saran medis yang luar biasa,” imbuhnya.

PM Johnson diketahui dinyatakan positif Corona pada akhir Maret lalu dan sempat dirawat di rumah sakit selama seminggu. Bahkan PM Johnson sempat masuk Unit Perawatan Intensif (ICU) selama tiga malam.

Dinyatakan PM Johnson bahwa dirinya telah sembuh sepenuhnya dan tidak mengalami apa yang disebut sebagai gejala ‘COVID panjang’. PM Johnson bercerita bahwa dia saat itu siap menerima kemungkinan terburuk.

Sementara itu, Trump masih menjalani perawatan medis di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, setelah mengumumkan dirinya positif Corona pada Kamis (1/10) lalu. Kondisi kesehatan Trump sedikit simpang siur, dengan keterangan terbaru dari tim dokter kepresidenan AS menyatakan bahwa Trump mulai menggunakan steroid setelah level oksigen dalam tubuhnya rendah.

Kendati demikian, tim dokter menekankan bahwa kondisi Trump membaik dan bisa pulang dari rumah sakit pada Senin (5/10) waktu setempat.