depresi

SOLID GOLD BERJANGKA – sebagai mahluk sosial, manusia pasti ingin memiliki sedikitnya satu teman. Selain bisa dijadikan tempat berbagi suka dan duka, teman juga bisa bantu mengatasi depresi yang dialami seseorang.

Menurut Bern-Klug, penulis penelitian dari Universitas Iowa sembuh dari depresi adalah hal yang tak mudah. Namun memiliki hubungan pertemanan sedikitnya satu orang menjadi faktor yang penting dalam mengendalikan kesehatan mental, salah satunya untuk mengatasi depresi.

“Memiliki hubungan pertemanan yang dekat membuat seseorang empat kali lebih mungkin melaporkan kesehatan mentalnya daripada orang yang tidak memiliki hubungan pertemanan,” kata Bern-Klug, dikutip dari Indian Express.

Dalam studinya, Bern-Klug dan tim menilai orang yang dalam setahun bebas dari depresi, gelisah, keinginan bunuh diri, dan penyalahgunaan obat dapat memenuhi kesehatan mentalnya seperti mampu memperoleh kebahagiaan atau kepuasan hidup, kehidupan yang positif, dan psikologi yang sejahtera.

Studi yang juga diterbitkan dalam jurnal penelitian psikiatri ini diharapkan menjadi titik terang bagi pasien yang mengalami ganguan kesehatan mental, keluarganya dan para dokter ahli. Dikatakan juga oleh Esme Fuller dan Thomson dari Universitas Toronto bahwa sudah banyak orang yang sembuh dari depresi dan menjalani kehidupan normal ketika mereka memiliki hubungan pertemanan yang baik.

“Dengan kata lain, tidak ada kata menyerah bagi orangb yang mengalami depresi dan keluarganya untuk mencapai kesembuhan,” kata Senyo Agbeyaka, penulis penelitian dari Universitas Toronto